Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Materi Kuliah

Soal UTS Basis Data

Soal basis data TI Smt 3 / Unira Malang / Rabu, 11 November 2015 Pengampu : Setiyo Budi Model : take home test 1.        Buatlah database menggunakan Ms. Acces dengan nama ‘ sekolah ’ 2.        Buatlah tabel dengan nama : siswa, guru dan matapelajaran beserta isinya minimal 10 record. a.       Tabel siswa terdiri dari field – field : s_nis, s_nama, s_jeniskelamin, s_kota Isi tabel dengan siswa laki – laki dan perempuan dengan jumlah proporsional. b.     Tabel guru terdiri dari field – field : g_nip, g_nama, g_jeniskelamin, g_kota, g_tahunmasuk c.     Tabel matapelajaran terdiri dari field – field : mp_kode, mp_nama, mp_jumlahjam, mp_guru Keterangan : mp_guru pada tabel matapelajaran diisi sama dengan g_nip pada tabel guru 3. Buatlah satu tabel lagi dengan nama kelas , Dengan field : kl_kode, kl_name, dan isi dengan : kl_kode kl_name ...

SISTEM BASIS DATA 1

Materi Sistem Basis Data 1 / Teknik Informatika - Sistem Informatika / Unira Malang PENGANTAR BASIS DATA [ Download Materi 1 ] Ruang lingkup mengenai mata kuliah yang diajarkan Perbedaan sistem file tradisional dengan sistem file basis data dan keterbatasannya. Konsep dasar basis data, istilah-istilah dasar, dan komponen basis data Keuntungan dan kerugian menggunakan basis data Pengguna basis data LINGKUNGAN BASIS DATA [ Download Materi 2 ] Arsitektur basis data Data Independence Konsep DBMS, Komponene DBMS, Fungsi DBMS, dan bahasa yang digunakan di dalam DBMS Model data : berbasis objek, berbasis record, konseptual dan fisik (overview model data berbasis record : model data relasional, jaringan, hirarki) Data Dictionary Arsitektur DBMS multiuser : file server, teleprocessing, client server (contoh : 2 tier, 3 tier) MODEL DATA RELASIONAL [ Download Materi 3 dan 4 ] Pengertian model relasional, contoh tabel–ta...

PROSEDUR HANDOVER PADA WIRELESS LAN STANDART IEEE 802.11x

Setiyo Budi / SKI-2 / 126060300111042 / Mata Kuliah : Jaringan Lanjut / Dosen : Dr. Muladi Abstrak Pertumbuhan teknologi nirkabel dan penyedianya, serta peningkatan kebutuhan dan keinginan pengguna untuk terhubung dan terjangkau setiap saat, mendorong ketersediaan solusi yang memungkinkan interoperasabilitas antara penyedia dan teknologi. Prosedur Handover memungkinkan terpeliharanya hubungan yang sedang berlangsung pada saat pengguna bergerak melintasi jaringan akses nirkabel yang berbeda. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah menjelaskan prosedur terjadinya horisontal handover pada perangkat yang terhubung secara wireles, kususnya pada jaringan lokal / LAN. Kata kunci : WLAN, Handover, Horisontal handover, IEEE 802.11

Contoh Soal MK Teknologi Komunikasi dan Informasi (1)

1. List two or more electrical telecommunications systems that provide (a) bidirectional and (b) unidirectional service. Answer : Daftar sistem telekomunikasi elektronik berdasarkan arah penyediaan layanan : bidirectional / dua arah Telegram Telex Telephon Telephon seluler Jaringan data Dedicated Network  unidirectional / satu arah  Radio  TV TV Kabel

FABRIKASI ANTENA UWB 2,4 GHz HEXAGONAL

Setelah simulasi dilakukan pada software Ansoft HFSS 11 dan diperoleh hasil sesuai dengan yang diharapkan, maka tahap berikutnya adalah porses pembuatan / fabrikasi antena sesuai dengan dimensi fisiknya. Salah satu tujuan fabrikasi dalam tulisan ini adalah agar nantinya antena Hexagonal yang telah dibuat dapat diukur untuk dibandingkan dengan pengukuran pada simulasi. Ada banyak cara yang dapat digunakan untuk melakukan fabrikasi antena mikrostrip. Adapun cara yang digunakan disini adalah cara manual yang biasa dilakukan seperti pada saat membuat PCB untuk keperluan perakitan elektronika. Cara yang dilakukan ini efektif digunakan hanya untuk fabrikasi antena dalam jumlah yang terbatas dan hanya untuk keperluan pengujian. Prosedur fabrikasi antena hexagonal dengan cara yang dimaksud adalah sebagai berikut : Persiapan bahan dan alat Menggambar desain antena sesuai dengan ukuran sebenarnya Menggambar pada bahan Melakukan etching Finishing Membuat dudukan untu...

Presentasi RPL 2013

Presentasi tugas RPL SKI, Rabu 3 April 2013, Software testing Strategi

ISU – ISU DAN TANTANGAN DALAM IMPLEMENTASI 4G MOBILE SYSTEM

TUGAS MATA KULIAH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI Setiyo Budi / 126060300111042 Sistem Komunikasi dan Informasi / Dosen : Ahmad Nadzir, Ph.D. / PMDFT UB 2013   Abstrak Semakin pesatnya perkembangan jaringan komunikasi nirkabel, diharapkan sistem mobile generasi keempat akan diluncurkan dalam beberapa dekade. Sistem mobile 4G nampaknya akan berfokus pengintegrasian teknologi nirkabel yang ada termasuk GSM, LAN nirkabel, dan Bluetooth. Hal ini kontras dengan 3G, yang hanya berfokus pada pengembangan standar baru dan perangkat keras. Sistem 4G akan mendukung layanan yang komprehensif dan personal, memberikan kinerja sistem yang stabil dan kualitas layanan yang memuaskan. Namun, migrasi sistem saat ini untuk 4G memunculkan tantangan yang besar. Artikel ini tantangan – tantangan tersebut akan dibahas berdasarkan topik – topik utama yaitu Mobile Station, sistem, dan aspek pelayanan. Solusi yang disa...

ITU Focus Group on Future Networks

Bahan Presentasi Matakuliah : Jaringan Telekomunikasi dan Informasi / SKI / PMDFT UB / 2013 Dosen Pengampu : Soleh Hadi Pramono, ST., MT., PHd. Nilo Pasquali and Abraão B. Silva  Agência Nacional de Telecomunicações (ANATEL), Brasília, Brazil {nilo,asilva}@anatel.gov.br  Abstract . Next Generation Networks (NGN) is envisaged to “substitute” all telecommunication network infrastructure for a packet IP-based concept in the near future. However, is this NGN infrastructure capable to support all future applica-tions, especially those that are highly dependent on quality, reliability and speed? To evaluate this, the standardization sector of the International Telecommunica-tions Union (ITU-T) has started studies related to the Future of Networks, that is, networks beyond NGN.

Software Enginering : CONTOH KASUS SISTEM FASE DEFINISI

CONTOH KASUS 1 : Program Uji Kualitas Biji Kopi FASE 1 (Definisi) Kualitas biji kopi yang diterapkan di Indonesia yang berlaku saat ini adalah SNI 01-2907-2008. Menurut standar tersebut, salah satu kualitas kopi ditentukan oleh parameter – paramater yaitu warna kopi, adanya lubang pada biji, adanya kulit kopi yang menyertai serta adanya benda / kotoran lain yang menyertai. Mutu kopi ditentukan setiap 300gr kopi, kemudian nilai cacatnya diakumulasi untuk menentukan nilai mutu secara keseluruhan. Program yang akan dikembangkan menggunakan metode citra dan jaringan syaraf tiruan khususnya dalam mengenali warna dan bentuk biji kopi antara yang berkualitas dan yang tidak.    Program digunakan untuk meng-analisa kualitas kopi setiap 300 gr sesuai dengan ketentuan SNI untuk mutu kopi di Indonesia. FASE 2 (Pengembangan) Untuk menyelesaikan kasus tersebut, program dibangun dengan ...

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK KEPALA SEKOLAH

Tugas Mata Kuliah Metode Penelitian dan Penulisan Jurnal Dosen Dr. Hari Sukoco Dahlan LATAR BELAKANG MASALAH Permen No. 13 Tahun 2007 tentang Standart Kepala Sekolah / Madrasah mengamanatkan kepala sekolah untuk memiliki kemampuan managerial yang antara lain kemampuan menyusun perencanaan sekolah/madrasah untuk berbagai tingkatan perencanaan, mengembangkan organisasi sekolah/madrasah sesuai dengan kebutuhan, memimpin sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan sumber daya sekolah/madrasah secara optimal, mengelola perubahan dan pengembangan sekolah/madrasah menuju organisasi pembelajar yang efektif, mengelola guru dan staf dalam rangka pendayagunaan sumber daya manusia secara optimal dan mengelola sarana dan prasarana sekolah/madrasah dalam rangka pendayagunaan secara optimal. Dengan kata lain, tugas kepala sekolah pada...

Pengantar Stokastik : Random Variable

Abstract —Malakah ini membahas tentang pengenalan Random Variable. Pemahaman tetang random variable akan membantu mempermudah pemahaman tantang proses stokastik atau proses random serta penerapannya dalam berbagai bidang khususnya bidang teknik komunikasi dan informasi, maupun bidang – bidang lainnya. Proses, fenomena atau kejadian yang terjadi pada bidang teknik umumnya bersifat random karenanya didalam perhitungan dan pencarian solusi akan melibatkan variabel yang random pula (Random Variable). Dalam makalah ini akan diuraikan juga bentuk – bentuk dari random variable yang berupa fungsi – fungsi random variable. Index Terms — Probability, random variable, discrete random variable, probability mass function, commulative distribution function, continues random variable, probability distribution function PENDAHULUAN Pa...

Sensor Termal dan Aplikasi Infrared sebagai Non-Contacting Thermometer

dipostkan di : areatekno DEWI HARYANI (126060300111037) ; SALNAN RATIH (126060300111038) ; SET I YO BUDI ( 126060300111042 ) PROGRAM MAGISTER DAN DOKTOR FAKULTAS TEKNIK ELEKTRO SISTEM KOMUNIKASI & INFORMA SI (SKI ) UNIVERSITAS BRAWIJAYA 2012   PENDAHULUAN Fenomena temperature maupun panas merupakan fenomena yang selalu menarik untuk dipelajari. Awalnya fenomena panas dianggap sebagai fenomena zat atau material, yang dapat dipindah dari satu metarial ke material lainnya. Menjelang akhir abad 18, Benjamin Thomson dan Humphry Davy mengadakan penelitian yang mengahasilkan teori baru tentang panas sebagai suatu fenomana yang berhubungan dengan putaran (cyclic phenomona). Fisikawan Sadi Carnot menyatakan teori bahwa panas adalah bentuk energi yang terdistribusi diantara zat / energi lainnya. Sadi Carnot kemudian dikenal ...